Manfaat Glucosamine Dan Chondroitin Untuk Radang Sendi

Manfaat Glucosamine Dan Chondroitin Untuk Radang Sendi

Manfaat Glucosamine Dan Chondroitin Untuk Radang Sendi

Glucosamine Dan Chondroitin Untuk Radang Sendi – Radang sendi atau dikenal dalam dunia medis sebagai Arthritis adalah gangguan yang dapat mempengaruhi satu sendi atau beberapa sendi. Ada lebih dari 100 jenis arthritis, dengan berbagai penyebab dan metode pengobatan. Dua jenis yang paling umum adalah osteoarthritis (OA) dan rheumatoid arthritis (RA).

Gejala radang sendi biasanya berkembang seiring berjalannya waktu, tapi mungkin juga muncul tiba-tiba. Arthritis paling sering terlihat pada orang dewasa di atas usia 65 tahun, namun juga dapat berkembang pada anak-anak, remaja, dan orang dewasa muda. Arthritis lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pria dan orang yang kelebihan berat badan.

Apa yang menyebabkan radang sendi ?

Tulang rawan adalah jaringan ikat yang kuat namun fleksibel di sendi Anda. Ini melindungi sendi dengan menyerap tekanan dan kejutan yang tercipta saat Anda bergerak dan memberi tekanan pada mereka. Penurunan jumlah normal jaringan tulang rawan ini menyebabkan beberapa bentuk artritis.

Keausan dan keausan yang normal menyebabkan OA , salah satu bentuk arthritis yang paling umum. Infeksi atau luka pada persendian dapat memperburuk kerusakan jaringan kartilago alami ini. Risiko Anda terkena OA mungkin lebih tinggi jika Anda memiliki riwayat keluarga penyakit ini.

Salah satu bentuk suplemen yang biasa digunakan untuk membantu mengatasi radang sendi ialah glucosamine dan chondroitin. Glukosamin dan kondroitin adalah bagian dari tulang rawan normal. Tulang rawan berperan sebagai bantalan di antara tulang dalam sendi.

Glukosamin, juga disebut chitosamine, adalah zat alami yang ditemukan pada penutup kerang. Ini tersedia dalam berbagai bentuk, termasuk glukosamin hidroklorida, N-asetil-glukosamin (NAG), dan glukosamin sulfat, yang merupakan kombinasi dari glukosamin dan garam mineral. Glukosamin juga tersedia dalam bentuk sintetis. Tubuh menyerap glukosamin dengan baik.

Kondroitin bisa berasal dari sumber alami, seperti hiu atau tulang rawan sapi, teripang / gamat atau bisa dibuat di lab. Kondroitin juga dikenal sebagai chondroitin sulfate, chondroitin sulfuric acid dan chonsurid. Kondroitin sulfat adalah kombinasi chondroitin dan garam mineral. Kondroitin juga merupakan zat alami yang ditemukan di tubuh. Hal ini diyakini dapat membantu menarik air dan nutrisi ke dalam tulang rawan, tetap kenyal dan sehat.

Glukosamin dan kondroitin tersedia dalam bentuk tablet, kapsul, bubuk, atau cairan dan sering dikombinasikan satu sama lain atau dikombinasikan dengan suplemen diet lainnya. Glukosamin dapat diambil secara terpisah sebagai suplemen diet untuk persendian.

Glukosamin dapat memberikan penghilang nyeri ringan untuk beberapa pasien dengan osteoartritis pada lutut, pinggul dan tulang belakang. Satu studi terhadap 45 pasien dengan osteoarthritis rahang menunjukkan bahwa mereka yang diberi glukosamin memiliki lebih sedikit rasa sakit daripada mereka yang diberi ibuprofen.

Sumber : Google.com

Untuk mendapatkan paduan dari glucosamine dan chondroitin, Anda bisa mendapatkannya dari produk yang terbuat dari esktrak teripang laut yaitu QnC Jelly Gamat. Silahkan klik QnC Jelly Gamat

Baca juga artikel lainnya :

Manfaat Teripang Untuk Mengatasi Penyakit Asma

8 Cara Menyembuhkan Penyakit Meniere Syndrome Dengan Cepat

Posted by Jual QnC Jelly Gamat

Manfaat Glucosamine Dan Chondroitin Untuk Radang Sendi

Please follow and like us:
20

Comments (2)

  1. dorry kahar

    Glucosamine (glukosamina) adalah gula yang mengikat protein pada gugus hidroksil.

    Glucosamine berfungsi sebagai cairan antarsel, yang biasanya terdapat pada kulit, cairan sendi, sumsum tulang, dan pengisi pada kulit hewan kelompok crustacea (krustasea).

    Obat-obat untuk sendi yang ada di pasaran berbasis pada glucosamine yang dipadukan dengan analgesik.

    Nyeri sendi dalam kategori ostheoarthritis (osteoartritis) adalah kondisi sendi yang mengalami kerusakan pada jaringan tulang rawan (cartilage) sehingga produksi cairan sendi berkurang.

    Jika kondisi ini dibiarkan, lama-lama cairan sendi akan habis sehingga tulang rawan saling bertumbukan, yang mengakibatkan timbulnya radang.

    Nah… Solusi dari sebagian pihak adalah jalan pintas. Mereka senang potong kompas. Mereka langsung berupaya memberikan nutrisi cairan sendi dan sekaligus menekan saraf sakit dengan analgesik.

    Coba kita lihat di lapangan.
    Pada pasien ostheoarthritis yang minum obat glucosamine pasaran terjadi pengurangan nyeri karena efek analgesik, sedangkan sendi tidak berubah dan cenderung makin parah. Hal ini seiring dengan peningkatan dosis obat yang dikonsumsi.

    Kemudian, akibat dosis yang tinggi itu, analgesik yang terkandung pada obat tersebut akan merusak lambung dan ginjal, sakit kepala, sakit perut, rasa kantuk dan nyeri hulu hati. Padahal, kalau kita pelajari lebih dalam, siapa sih yang membikin cairan sendi? Jawabannya adalah cartilage.

    Di atas sudah dijelaskan bahwa permasalahan ostheoarthritis ini diawali oleh sel cartilage yang rusak. Oleh sebab itu, seharusnya yang kita perbaiki adalah cartilage-nya. Setelah cartilage terbangun, cairan sendi akan otomatis diproduksi.

    Reply
    1. admin (Post author)

      Terimakasih informasinya 🙂

      Reply

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.