Facebook
Artikel

Berbagai Bahaya Efek Samping Penggunaan Albothyl Yang Wajib Anda Ketahui

Berbagai Bahaya Efek Samping Penggunaan Albothyl Yang Wajib Anda Ketahui

Berbagai Bahaya Efek Samping Penggunaan Albothyl Yang Wajib Anda Ketahui

Sebelum kami menjelaskan lebih jauh mengenai berbagai efek samping, dampak dan akibat berbahaya penggunaan obat albothyl, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu apa sebenarnya albothyl dari mulai komposisi hingga kontraindikasi jika digunakan secara terus menerus.

Apa itu albothyl ?

Albothyl sendiri telah lama dikenal oleh masyarakat sebagai salah satu obat yang dapat membantu mengatasi penyakit sariawan. Penyakit sariawan adalah luka pada bagian dalam mulut yang biasanya menyebabkan rasa sakit dan tidak nyaman.

Laman dechacare.com menjelaskan bahwa albothyl tergolong obat luar yang bekerja sebagai antiseptik (membunuh kuman dan mencegah infeksi), hemostatik (menghentikan perdarahan), dan astringent (menciutkan) dan menutup luka terbuka. Tiap 1 g ALBOTHYL® concentrate mengandung 360 mg policresulen atau berkadar 36%.

Bagaimana kebenaran mengenai peredaran obat albothyl ?

Sampai saat ini memang benar diketahui bahwa peredaran obat albothyl telah dihentikan oleh pihak BPOM, seperti dilansir dari laman sains.kompas.com :

“Diputuskan tidak boleh digunakan sebagai hemostatik dan antiseptik pada saat pembedahan serta penggunaan pada kulit (dermatologi); telinga, hidung dan tenggorokan (THT); sariawan (stomatitis aftosa); dan gigi (odontologi),” tulis rilis dari BPOM yang diterima Kompas.com.

Atas temuannya ini, sekarang BPOM telah membekukan izin edar Albothyl dalam bentuk cairan obat luar konsentrat hingga indikasi yang diajukan disetujui. Diketahui juga bahwasannya, laporan efek samping serius yakni diterima di antaranya sariawan yang membesar dan berlubang hingga menyebabkan infeksi.

Sehingga, mau tidak mau membuat BPOM berani untuk mengambil langkah tegas kepada para produsen cairan obat luar konsentrat, baik Albothyl dan merek dagang lainnya.

Lalu, bagaimana sebenarnya obat albothyl bisa berbahaya ?

Sebenarnya policresulen pada obat albothyl biasa digunakan untuk permasalahan kewanitaan atau daerah vagina. Albothyl berbahaya sendiri baru ditemukan oleh Drg. Widya Apsari ketika memeriksa policresulen sebagai komposisi utamanya.

Policresulen adalah senyawa asam organik (polymolecular organic acid) yang diperoleh dari proses kondensasi formalin (formaldehyde) dan senyawa meta-cresolsulfonic acid.

Saat merawat mukosa oral, harus diingat bahwa keasaman Albothyl yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan pada enamel gigi.

Menurut laman ndrugs.com, walaupun sebenarnya zat aktif Policresulen dapat mengkoagulasi protein secara spesifik terhadap jaringan yang rusak tanpa memberikan pengaruh buruk pada jaringan sekitarnya yang sehat, namun drg. Annisa Rizki Amalia, Sp.KGA, founder @senyumsikecil, Divisi Komunikasi dan Humas Ikatan Dokter Gigi Anak DKI Jakarta, juga aktif di Yayasan Orangtu Peduli (YOP) punya pendapat lain.

Menurut beliau, “Policresulen justru menghilangkan / memotong jaringan mukosa yang sehat juga,”jelas Icha seperti dikutip Tribunnews.com dari Nakita.

Tidak hanya sampai disana, bahaya policresulen pada albothyl juga dijelaskan oleh kumparan.com melalui Drg. Widya Apsari.

Widya mengatakan, penggunaan policresulen diberikan pada luka di rongga mulut atau sariawan, risiko yang terjadi sangat berbahaya antara lain efek vasokonstriksi atau penyempitan pembuluh darah perifer (tepi) pada daerah sariawan.

“Itu menyebabkan suplai darah pada daerah sariawan terhenti yang menyebabkan jaringan sariwan menjadi mati. Hal ini menjelaskan mengapa rasa perih pada sariawan sesaat hilang setelah diberikan policresulen, yaitu karena jaringan sariawan menjadi mati sehingga tidak merasakan apa-apa lagi,” tutur Widya.

Risiko lainnya adalah deskuamasi jaringan atau pengelupasan kulit. Efek ini terlihat pada penggunaan policresulen dengan cara dikumur. Widya menambahkan, jika dua hal tersebut sudah dialami, yang selanjutnya terjadi adalah pembentukan jaringan baru dan sehat.

Apabila jaringan baru telah terbentuk, sariawan seolah memang sembuh namun risiko lainnya yang bisa ditimbulkan adalah sariawan bertambah besar dan sakit.

“Hal itu bisa disebabkan oleh sariawan yang terlalu besar, policresulen diberikan secara terus-menerus, tubuh yang tidak mampu untuk membentuk jaringan baru yang sehat, atau sariawan yang diderita bukan sariawan biasa, melainkan luka lainnya seperti infeksi jamur atau bahkan kanker mulut,” papar Widya.

Itulah berbagai efek samping berbahaya obat albothyl dari ringan hingga dapat menyebabkan kanker mulut. Maka dari mulai saat ini berhati-hati jika akan menggunakan obat allbothyl 🙂

Sumber :

  • https://kumparan.com/@kumparannews/kata-dokter-soal-policresulen-yang-terkandung-dalam-albothyl
  • http://www.tribunnews.com/kesehatan/2018/02/16/bahaya-atau-tidak-policresulen-pada-obat-sariawan-ini-fakta-faktanya-dan-pendapat-ahli?

Baca juga artikel lainnya :

Cara mengobati penyakit graves

Mengenal ciri, gejala dan tanda penyakit tiroid

Posted by Obat qnc jelly gamat manfaat review

Berbagai Bahaya Efek Samping Penggunaan Albothyl Yang Wajib Anda Ketahui

Please follow and like us:
20

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *